Desa Tawangrejeni terdiri dari 2 Dusun, yaitu Dusun Krajan dan Dusun Lowokwaru dengan jumlah penduduk 6940 orang dengan rincian laki-laki 3417 orang, perempuan 3524 orang dan terdapat 2600 kepala keluarga. Dari jumlah kepala keluarga tersebut 80 % bermata pencaharian sebagai petani, 10% bermatapencaharian peternak, sedangkan 10 % bermata pencaharian sebagai pegawai, baik pegawai negeri maupun swasta. Hal ini dapat dimungkinkan karena Desa Tawangrejeni memiliki lahan yang cukup produktif untuk dikembangkan sebagai komoditas hasil perkebunan, misalnya tebu dan jagung. Potensi lain yang dapat dikembangkan di Desa Tawangrejeni yaitu memiliki peternakan sapi dan bebek serta ayam yang tersebar di seluruh dusun. Produksi pertenakan sendiri meliputi susu dengan jumlah produksi sekitar 126000 liter/tahun dan telur 3390 kg/tahun.Dengan 1324 orang bermata pencaharian sebagai petani, 1872 orang sebagai buruh tani, 28 orang pegawai negeri sipil, 30 pedagang keliling, 17 orang peternak, 2 orang montir, 1 orang bidan swasta, 6 orang TNI, 37 orang pengusaha kecil dan menengah, 250 karyawan perusahaan swasta, karyawan perusahaan pemerintah, 1 orang makelar, 75 orang sopir, 15 orang tukang ojek, 1 orang tukang cukur, dan 89 tukang kayu.
Kepemilikan usaha pengelolaan hasil ternak terlihat dengan adanya masyarakat yang sudah menggunakan biogas dari kotoran sapi.
Dari segi pendidikan, di Desa Tawangrejeni telah banyak tersedia sekolah seperti TK Dharma Wanita I dan II, TK Dewi Sartika, SDN I dan II Tawangrejeni, dan MI Tawangrejeni namun masih dalam kondisi yang sangat perlu perhatian terutama TK Dharma Wanita II. Kondisinya masih dikatakan jauh dari kondisi sekolah pada umumnya. Bangunannya kecil dan sangat sederhana, ruang guru yang hanya beberapa meter bercampur dengan ruang guru dan ruang UKS. Udaranya masih pengap karena kondisi fentilasi yang kurang memadai.
Dari segi kesehatan,telah banyak tersediakegiatan posyandu hampir disetiapRW yang diadakan setiap satu bulan sekali, kegiatan senam terapi yang banyak diikuti oleh ibu-ibu, dan kegiatan untuk wargalanjut usia yaitu penimbangan dan pemekriksaan kesehatan yang dilaksanakan pada minggu ketiga setiap bulan.
Kesenian adat di Desa Tawangrejeni juga masih sangat kental. Jelas terlihat dari seringnya diadakan acara yang menampilkan kesenian tradisional seperti kesenian jaran kepang dan campur sari
Baca selengkapnya
Sabtu, 09 Juli 2011
KEGIATAN PELATIHAN BIOGAS DAN PENGGEMUKAN SAPI
Dilihat dari keadaan masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai petani dan mempunyai ternak sapi, maka pada tanggal 25 Juni 2011 diadakan pelatihan tentang penggemukan sapi dan pengadaan biogas.
Dengan diprakarsai oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UM, pelatihan tersebut dihadiri oleh warga yang mempunyai sapi. Dilihat dari perseta pelatihan yang ada yaitu sekitar 73% peserta yang hadir, menunjukkan besarnya minat warga.
Dengan mendatangkan pemateri dari PT. Pembangkitan Tenaga Listrik Jawa Bali (PJB) yaitu Bapak Sida, kegiatag pelatihan berjalan dengan baik. Bertepat di Kantor Balai Desa Tawangrejeni pada pukul 18.30 acara dimulai dan berakhir pada pukul 21. 30.
Dari acara tersebut, maka akan ditindak lanjuti dengan pembuatan biogas yang akan bertempat di rumah Bapak Timan di Dusun Lowokwaru. Akhirnya kegiatan pembuatan biogas dilaksnakan pada tanggal 7 dan 9 Juli 2011.
Dengan tetap mendatangkan pemateri dari PT. PJB dan dibantu oleh beberapa warga dan mahasiswa KKN, kegiatan berjalan dengan lancar.
Meskipun telah ada beberapa warga yang menggunakan biogas, namun kebanyakan dari warga belum terlalu mengetahui tentang apa itu biogas dan kotoran hewan apa saja yang bisa digunakan untuk biogas.
Baca selengkapnya
Dengan diprakarsai oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UM, pelatihan tersebut dihadiri oleh warga yang mempunyai sapi. Dilihat dari perseta pelatihan yang ada yaitu sekitar 73% peserta yang hadir, menunjukkan besarnya minat warga.
Dengan mendatangkan pemateri dari PT. Pembangkitan Tenaga Listrik Jawa Bali (PJB) yaitu Bapak Sida, kegiatag pelatihan berjalan dengan baik. Bertepat di Kantor Balai Desa Tawangrejeni pada pukul 18.30 acara dimulai dan berakhir pada pukul 21. 30.
Dari acara tersebut, maka akan ditindak lanjuti dengan pembuatan biogas yang akan bertempat di rumah Bapak Timan di Dusun Lowokwaru. Akhirnya kegiatan pembuatan biogas dilaksnakan pada tanggal 7 dan 9 Juli 2011.
Dengan tetap mendatangkan pemateri dari PT. PJB dan dibantu oleh beberapa warga dan mahasiswa KKN, kegiatan berjalan dengan lancar.
Meskipun telah ada beberapa warga yang menggunakan biogas, namun kebanyakan dari warga belum terlalu mengetahui tentang apa itu biogas dan kotoran hewan apa saja yang bisa digunakan untuk biogas.
Baca selengkapnya
STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KERJA (SOTK) PEMERINTAHAN DESA TAWANGREJENI KEC. TUREN KAB. MALANG
Keterangan:
KEPALA DESA : Senu Rahmat Shaleh
SEKRETARIS DESA : Gaguk Pujisarosa
KEPALA DUSUN KRAJAN : Sutrisno
KEPALA DUSUN LOWOKWARU : Rahmat Kartala
KA SUB UR UMUM : P.Khoirul Huda
KA SUB UR KEUANGAN : Jemy Setyawan
KA UR PEMERINTAHAN : Sumardi
KAUR KEAMANAN : Jadi
KA UR KESRA : Musman
KA UR PEMBANGUNAN : Imam Sofi’i/span> Baca selengkapnya
Rabu, 06 Juli 2011
KONDISI GEOGRAFIS DESA TAWANGREJENI
Secara geografis Desa Tawangrejeni terletak di daerah dataran tinggi Kabupaten Malang yaitu di Lereng Gunung Kendeng. Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Gedog Wetan, sebelah selatan berbatasan dengan Sungai Brantas, sebelah barat berbatasan dengan Desa Sawahan dan Desa Kemulan, dan sebelah Timur berbatasan dengan Desa Gedog Wetan.

Desa Tawangrejeni memiliki jarak tempuh ke ibu kota Kecamatan Turen kurang lebih 7 km, ke ibu Kota Kabupaten Malang kurang lebih 25 km, dan jarak ke ibu Kota Propinsi Jawa Timur sekitar 145 km.
Potensi sumber daya air di Desa Tawangrejeni yaitu sumber air bersih yang meliputi mata air dengan 3 unit dan sumurgali 1600 unit.Terdapat 2 sungai tetapi dengan kondisi yang kurang baik. Baca selengkapnya
Desa Tawangrejeni memiliki jarak tempuh ke ibu kota Kecamatan Turen kurang lebih 7 km, ke ibu Kota Kabupaten Malang kurang lebih 25 km, dan jarak ke ibu Kota Propinsi Jawa Timur sekitar 145 km.
Potensi sumber daya air di Desa Tawangrejeni yaitu sumber air bersih yang meliputi mata air dengan 3 unit dan sumurgali 1600 unit.Terdapat 2 sungai tetapi dengan kondisi yang kurang baik. Baca selengkapnya
Langganan:
Postingan (Atom)